Profil Beberapa Obat Analgesik Injeksi

Bismillah...
Assalamualaikum warahmatullahi wa barokatuh..
semoga bermanfaat, jangan lupa sumber aslinya dicek ya :*


No.
Nama Obat
Golongan Terapi
Mekanisme Kerja
Indikasi
Efek Samping Obat
Perhatian
Dosis
Aturan Pakai
1.
Paracetamol Inf
Analgetik non opioid dan antipiretik
Menghambat sintesis prostaglandin pada SSP dengan cara menghambat siklooksigenase sehingga konversi asam arakhidonat menjadi prostaglandin terganggu (Mycek et al, 2001).
Nyeri ringan sampai sedang
(BNF, 2011).
Hepatotoksik jika overdosis
(Dipiro, 2009).
Ganggua fungsi hati, gangguan fungus ginjal, ketergantunagn alcohol (IONI, 2008).
IV : dewasa dan anak dengan berat badan >50 kg, 1 gram setiap 4-6 jam, maksimum 4 g perhari.
10-50 kg : 15 mg/kg bb setiap 4-6 jam, maksimum 60 mg/kgbb.
Infuse intravena setiap 4-6 jam sekali.
2.
Antrain
NSAID
·   Menghambat sintesis prostaglandin di pusat pengatur panas dalam hipotalamus dan perifer di daerah target.
·   Menurunkan sintesis prostaglandin, mencegah sensitisasi reseptor rasa sakit terhadap rangsangan mekanik dan kimiawi.
(Mycek, 2001).
Meredakan nyeri ringan hingga berat.
Reaksi alergi, anemia aplastic, mual, muntah, hipotensi gangguan fungsi renal.
Penggunaan jangka panjang atau terus menerus : pantau fungus hati dan hitung darah. Riwayat gangguan pembentukan darah, gangguan fungsi hati dan ginjal. Tidak boleh diberikan untuk nyeri otot karena flu, rematik, lumbago, bursistis, sindrom bahu lengan
(MIMS, 2012).
Ampul 500 mg tiap 6-8 jam. Maksimal 3x sehari IM atau IV
(MIMS, 2012).
IM atau IV
3.
Ketorolac
NSAID
Menurunkan sintesis PGE2 sehingga menekan sensasi rasa sakit.
Untuk penanganan nyeri jangka pendek nyeri sedang sampai berat (pasca bedah).
Perut tidak enak, konstipasi, diare, dyspepsia, kembung, gastritis, perdarahan saluran cerna, nyeri saluran cerna, mual, dll.
Dapat nyebabkan iritasi saluran cerna, tukak, dll.
IM atau IV : IV sebaiknya diberikan dalam waktu tidak kurang dari 15 detik. Dosis awal 10 mg, kemudian 10-30 mg setiap 4-6 jam jika diperlukan.
IM atau IV
Pengobatan maksimum 2 minggu.
4.
Ketese
(Deksketoprofen Trometamol)
NSAID
Mengurangi sinteisis prostaglandin dengan menghambat jalur siklooksigenase.
Mengatasi gejala intensitas nyeri akut, pada keadaan dimana pemberian peroral tidak memungkinkan seperti nyeri pasca bedah.
Yang paling sering terjadi adalah mual, muntah, nyeri pada tempat injeksi.
Belum dipastikan keamanan penggunaan pada anak, riwayat alergi obat, gangguan pada saluran cerna harus dipantau.
50 mg setiap 8-12 ja. Jika diperlukan dapat dulangi setiap 6 jam. Dosis total perhari tidak boleh lebih dari 150 mg.
IV dan IM.
5.
Tramadol
Analgesic Opioid
Bekerja sebagai analgesic melalui dua mekanisme yaitu efek opioid dan memicu jalur serotoninergik dan adrenergic.
Nyeri sedang hingga berat.
Pusing, mual, muntah, konstipasi, sakit kepala, mengantuk, muntah, reaksi alergi, dll.

Untuk rapid onset : 50-100 mg setiap 4-6 jam. Maksimal 400-600 mg/hari.
IV infusion : 2-8 mcg/kgBB/menit.

Komentar